jejalan yuk

Islands Magazine Cover

Tinggal di Pulau Impian

| 0 comments

Akhir-akhir hari ini saya mencoba belajar membiasakan diri untuk mulai mendokumentasikan segala macam aktivitas dengan cara menulis. Orang bilang untuk dapat menulis dengan baik harus banyak membaca. Sedari kecil saya memang sudah terbiasa membaca. Tapi ya itu tadi ‘just read‘ nggak lebih, akibatnya saya cuma jago membaca saja dan tidak jago menulis. Haha aneh memang tapi ya itulah saya, dan seperti yang sudah saya bilang tadi, kali ini saya mulai belajar untuk menulis dengan ‘baik’.

Hal pertama yang saya lakukan adalah memperbanyak kembali aktivitas membaca tetapi kali ini tentunya dengan sedikit analisa cara penulisannya. Malam ini waktu sedang asyik mencari sumber bacaan, perhatian saya berhenti pada sebuah website yang menawarkan majalah digital. Seperti namanya, ‘ISLANDS’ isinya memang menceritakan tentang eksotisme pulau-pulau di dunia. Isinya tidak hanya full description artikel tetapi juga foto-foto keren yang kalo boleh meminjam istilah mereka, disebut ‘breathtaking photography’.

Islands, Richly illustrated magazine for travelers eager to explore the world

Islands Magazine Cover

Cover dari Islands Magazine

Malam ini saya fokus membaca Islands Magazine edisi Juli-Agustus 2011, yang isinya bercerita tentang 20 pulau terbaik di dunia untuk ditinggali. Imajinasi saya langsung melayang ke tempat-tempat eksotis di dunia seperti di film-film maupun acara dokumenter televisi semacam National Geographic maupun Discovery Channel, haha katrok memang saya, tetapi siapa sih yang tidak suka melihat pulau-pulau eksotis dengan pantai nan menawan, apalagi bermimpi untuk dapat tinggal dan hidup di sana.

Peta Pulau Terbaik di Dunia

Daftar Pulau Terbaik di Dunia, Islands Magazine July-August 2011

Preview Islands Magazine

Salah Satu Preview Halaman Islands Magazine

Mulai dari Bora Bora, Caribbean, Tahiti hingga ke Bali dan sekitarnya, sungguh lokasi yang selama ini memang terkenal menawan di dunia. Ditunjang dengan layout foto-foto yang super besar, majalah ini sukses membuat otak dan mata saya sedikit terhibur mendapati kenyataan bahwa tinggal di kota nan panas dan macet, tetapi itulah kota saya yang bagaimanapun tetap punya keunikannya tersendiri.  Dalam hati saya oke suatu hari saya harus mengunjugi tempat-tempat tersebut, kalau punya banyak uang banyak tentunya. Amin, hehe…

Note: Versi free majalah ini hanya dibatasi sampe 3x Zoom saja, selebihnya Anda harus membayar $9.97 US untuk Full Digital Versionnya.

No related posts.

Author: kusumaa

Stand Alone Complex
@kenarrox